Baghdad - Seorang aktivis anti-pemerintah Irak di Baghdad Timur ditembak mati oleh orang tidak diketahui. Dia ditembak pria bertopeng pada Selasa (15/12) malam.
Dikutip dari BeritaIDN, korban namanya Salah al-Irak. Irak wafat di dalam rumah sakit. Sumber AFP yang tidak ingin disebutkan namanya itu menjelaskan Irak seringkali jadi sasaran pembunuhan.
Korban diketahui aktif terjebak dalam demonstrasi di ibukota Irak. Dia mencela pemerintahan sebab dipandang tidak efisien dalam bekerja, korupsi, dan tergantung pada negara tetangga, Iran.
"Yang tidak bersalah, mati, sesaat pengecut berkuasa," catat Irak dalam medium sosialnya.
Keseluruhan nyaris 600 masyarakat Irak dalam kekerasan berkaitan demonstrasi semenjak Oktober 2019. Walau sebenarnya, Pertama Menteri Mustafa al-Kadhemi janji akan membuat perlindungan masyarakat yang lakukan demonstrasi.
Tetapi, 8 barisan hak asasi lokal dan internasional cemas al-Kadhemi malah mempersempit ruangan pengutaraan opini. Beberapa aktivis diberitakan lagi raib semenjak beberapa hari akhir.
"Penghapusan (aktivis) lagi bersambung," pengakuan Human Rights Watch.



0 Comments