Jakarta - Panitia Penyeleksian (Pansel) sudah mengirim 3 nama calon Sekretaris Wilayah (Sekda) DKI Jakarta ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). PDI Perjuangan DKI Jakarta mengharap awalnya Januari 2021 Ibu Kota sudah mempunyai Sekda yang baru.
"Iyalah tunggu Presiden, tetapi jika ditanyakan semakin cepat semakin bagus sebab bagaimana juga kita harap awalnya tahun (2021), ini namanya Sekda punyai peranan sentra untuk membuat sinergitas di antara eksekutif dan legislatif, selaku instruksi pendorong, kecuali jembatan barusan mereka selaku pendorong eksekutif. Seluruh kan sentralnya di Sekda, ASN kita," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono ke reporter, Jumat (11/12/2020).
Gembong menjelaskan Sekda mempunyai pekerjaan untuk mengatur performa Aparat Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota. Hingga DKI Jakarta perlu mempunyai Sekda dengan selekasnya.
"Pekerjaannya kan mengatur peranan ASN kita yang di DKI Jakarta ini yang menurut saya perlu dipacu oleh Sekda yang baru agar lebih pro aktif jemput masalah warga yang selanjutnya mereka sanggup selaku pelaksana eksekusi selanjutnya sanggup menjawab beberapa persoalan warga," katanya.
Disamping itu, Gembong menjelaskan Sekda harus jadi jembatan di antara DPRD dan Pemprov DKI Jakarta. Gembong tidak menyinggung siapakah yang akan dipilih di antara tiga nama yang sudah diberikan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Yang jelas saat berbicara Sekda ini ialah figur yang sanggup jadi jembatan di antara eksekutif dan legislatif. Jadi figurnya siapa tetapi tupoksinya jaga harmonisasi membuat pengaturan di antara eksekutif dan legislatif di mana Sekda selaku jembatannya. Jika figur tiga itu oke , bergantung Presiden siapa kelak yang diputuskan," katanya.
Awalnya tiga nama calon Sekda sudah diputuskan dalam informasi nomor 11 tahun 2020 mengenai Hasil Akhir Penyeleksian Terbuka Kedudukan Sekretaris Wilayah dan Deputi Gubernur di Lingkungan Pemerintahan Propinsi DKI Jakarta Tahun 2020. Tiga nama itu ialah Sri Haryati, yang sekarang ini memegang Orang kepercayaan Sekda Sektor Ekonomi; Marullah Matali, yang sekarang ini memegang Wali Kota Jakarta Selatan; dan Sigit Wijatmoko, yang sekarang ini memegang Wali Kota Jakarta Utara.
Informasi itu diberi tanda tangan oleh Suharti sebagai Ketua Panitia Penyeleksian Terbuka Kedudukan Pimpinan Tinggi Madya Tahun 2020. Tiga calon itu sudah diberikan ke Kemendagri. Seterusnya, Presiden Joko Widodo-lah yang akan tentukan selaku Team Penilai Akhir (TPA).
"TPA di Presiden RI untuk tentukan 1 terhebat dari 3 terhebat yang diusulkan Pemda DKI Jakarta," sebut Kepala Tubuh Kepegawaian Wilayah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, Jumat (11/12).
"Informasi itu telah direferensikan KASN (Komisi Aparat Sipil Negara), dan telah dikatakan ke Kemendagri RI, seterusnya ke Presiden RI. Pemda DKI Jakarta tinggal menanti keputusan dari 3 terhebat, siapa 1 sebagai Sekda definitifnya, yang akan dituangkan dalam Keppres RI," katanya.
Baca Juga :
Habib Rizieq Siap Penuhi Panggilan: Jangan Buat Keramaian, Doakan dari Rumah



0 Comments