muraipoker

Masalah Positif Lagi Naik di Kota Bogor, Bima Arya Papar Pemicunya

 Bogor - Masalah Positif COVID-19 di Kota Bogor lagi bertambah dalam beberapa hari akhir. Bahkan juga ini hari, jumlah tambahan masalah positif COVID-19 jadi yang paling banyak sepanjang wabah di Kota Bogor.



Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan, kenaikan masalah positif COVID-19 di Kota Bogor muncul karena beberapa pasien Positif COVID-19 dengan posisi orang tiada tanda-tanda (OTG) yang tidak patuhi ketentuan yang berjalan. Hingga menyebarkan ke anggota keluarganya lainnya.

"Mengapa ini berlangsung kenaikan masalah ini sebab ada pasien OTG yang karantina mandiri yang tidak disiplin di dalam rumah, hingga berlangsung kenaikan masalah rumah tangga," kata Bima Arya, Kamis (10/12/2020).

Berdasar catatan Satuan tugas COVID-19 Kota Bogor, masalah positif COVID-19 makin bertambah 65 masalah per-Kamis (10/12/2020). Hingga, keseluruhan masalah positif COVID-19 di Kota Bogor makin bertambah jadi 3.907 masalah.

Dari beberapa ribu masalah positif COVID-19 itu, sekitar 3.095 orang dipastikan pulih, 110 orang wafat dan sekitar 702 orang masih juga dalam perawatan dan pengawasan team klinis.

"Tambahan masalah (Positif COVID-19) ini hari sekitar 65 masalah, tambahan masalah usai isolasi atau pulih sekitar 65 masalah, dalam pengawasan menyusut 1 masalah, masalah wafat makin bertambah 1 masalah," catat Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Kamis (10/12/2020).

Semenjak seminggu paling akhir atau terhitung semenjak tanggal 5 Desember 2020 lalu, tambahan masalah positif COVID-19 di Kota Bogor termasuk lagi alami kenaikan secara berarti.

Satuan tugas COVID-19 Kota Bogor menulis ada 350 masalah tambahan Positif COVID-19 sepanjang seminggu paling akhir. Dengan rerata tambahan masalah harian sekitar 50-60 masalah.

Disamping itu, lanjut Bima, tersedianya tempat tidur untuk pasien positif COVID-19 di Kota Bogor juga melalui batasan aman menurut standard WHO. Pemerintah kota Bogor akan selekasnya membuat RS genting untuk pengatasan pasien positif COVID-19 dengan tanda-tanda.

"Angkanya telah tinggi, di atas standard WHO yang 60 %, saat ini 83 % (di Kota Bogor)," kata Bima.

"(Bed Occupancy Rate) Saat ini angkanya telah di 83 %, harus gerak cepat (pengadaan RS genting). Saat ini bisa dihandle, tapi bulan kedepan belum pasti, harus gerak cepat," lebih Bima memperjelas.


Post a Comment

0 Comments