Jakarta - Ketua DPP Golkar Andi Rio Padjalangi menghargai Komnas HAM yang kini sedang menginvestigasi berkaitan kejadian tewasnya 6 laskar FPI di Tol Jakarta Cikampek kemarin. Anggota Komisi III DPR ini minta semua proses harus dikerjakan sama koridor hukum.
"Kami menghargai Komnas Ham membuat TPF buat mempelajari peristiwa yang sesungguhnya. Kita percayakan ke Komnas Ham untuk lakukan interograsi," kata Andi dalam penjelasannya, Sabtu (12/12/2020).
Andi menjelaskan sekarang ini faksi Komnas HAM tengah mintai info pada pihak FPI dan kepolisian. Ia minta semua untuk mengikutr proses sama koridor hukum yang berjalan.
"Sekarang ini Komnas Ham sudah mempelajari dan panggil semua pihak berkaitan dari FPI dan faksi kepolisian buat mengeruk info dan bukti apa sebenarnya yang berlangsung. Proses penegakan hukum harus berjalan sama koridor tidak ada yang kebal pada hukum siapa saja harus diolah akan tetapi proses penegakan hukum diinginkan sesuai standard operasional proses," katanya.
Ia minta supaya faksi Komnas HAM secara terbuka umumkan berkaitan perubahan hasil interograsi atas kejadian itu ke khalayak.
"Komnas Ham sebaiknya terbuka dan terbuka dalam lakukan interograsi dan ungkap bukti buat menjawab kemauan warga," katanya.
Sudah diketahui, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan panggil Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Direkrur PT Layanan Marga untuk diminta info. Panggilan ini dikerjakan berkaitan contact senjata di antara polisi-FPI yang berlangsung di Tol Jakarta-Cikampek sampai tewaskan 6 Laskar FPI pada Senin (7/12).
"Team sudah melontarkan surat panggilan untuk keinginan info ke Direktur Khusus PT Layanan Marga dan Kapolda Metro Jaya. Surat panggilan sudah dikirimkan," kata Komisioner Pengawasan dan Penyidikan Choirul anam dalam info jurnalis tercatatnya, Kamis (10/12/2020).
Anam minta supaya beberapa faksi bisa bekerja bersama dan penuhi panggilan ini. Disamping itu, Anam menyebutkan hal panggilan ini untuk lengkapi info yang sudah didapatkan.
Baca Juga :
Taktik Kapolda Metro Gempur Organisasi masyarakat Penghasut 'Tanpa Gigi Mundur'



0 Comments