Jakarta - Bareskrim Polri mengadakan rekonstruksi kejadian penembakan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang. Beberapa bukti juga tersingkap.
Kejadian bermula waktu polisi tembak 6 anggota FPI di Km 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada enam hari kemarin.
Enam anggota FPI yang wafat ialah Andi Oktaviawan (33), masyarakat Cengkareng, Jakarta Barat; Lutfi Hakim (24), masyarakat Cengkareng, Jakarta Barat; Faiz Ahmad Sukur (22); M Reza (20); Muhammad Suci Khadafi Poetra (21); dan Akhmad Sofian (26).
Polisi selanjutnya mengadakan reka-ulang kejadian itu pada Minggu, 13 Desember 2020, malam hari.
Apel rekonstruksi dipegang Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra. Ikut datang Karo Paminal Polri Divpropam Brigjen Hendra Kurniawan, Kadiv Propam Brigjen Ferdy Sambo, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Dalam rekonstruksi ini polisi amankan 14 posisi. Tentang hal rekonstruksi akan dikerjakan di 4 posisi rutinitas laskar FPI di Karawang.
Di bawah ini 9 hal yang tersingkap dari rekonstruksi penembakan 6 laskar FPI di 4 posisi:
4 Titik Contact Tembak Polisi Versus FPI
Ada 4 titik sebagai posisi rekonstruksi di daerah Karawang, Jawa Barat. Empat titik rekonstruksi salah satunya, 2 dalam tol dan 2 di luar tol. Empat titiknya ialah LSI Karawang, Jembatan Badami, Rest Tempat Km 50, Km 51+200.
"Penerapan rekonstruksi ada 4 titik, 2 titik di luar tol dan 2 titik dalam teritori tol. Dua titik di luar jalan tol pasti kelak penyelamatannya akan ditata oleh barisan Polres Karawang dan Polda Jawa barat," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Mapolres Karawang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (13/12/2020).
Polisi akan lakukan penutupan gerbang tol sesaat di GT Karawang Barat waktu rekonstruksi di 2 titik luar tol.
Saat itu, waktu rekonstruksi di titik 3 persisnya di Rest Tempat Km 50, polisi akan lakukan penyelamatan dalam tol.
Contact Tembak Polisi-FPI di TKP 1
Laskar FPI melepas shooting sekitar 3x menuju mobil polisi. Bukti ini tersingkap waktu team dari Bareskrim dan Polda Metro Jaya lakukan rekonstruksi di dekat bundaran Hotel Novotel, Margakaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Pengamatan rekonstruksi berjalan di TKP 1, Jalan Internasional Karawang Barat dekat bundaran Hotel Novotel, Senin (14/12/2020), seputar jam 00.45 WIB. Ada 11 episode yang dimainkan polisi di TKP 1.
"Di pintu keluar Karawang Timur sejauh jalan ke arah TKP ini satu mobil Chevrolet Spin abu-abu dan, Toyota Avanza Silver diperhitungkan kelompok MRS merintangi mobil Avanza Silver petugas," kata penyidik memakai pengeras suara.
Avanza Silver aktor menubruk segi kanan mobil petugas. Lantas Avanza punya aktor itu larikan diri.
Mobil Chevrolet Spin aktor selanjutnya mengadang mobil petugas. Sekitar 4 aktor turun.
Sekitar 2 aktor lakukan serangan memakai senjata tajam. Ke-2 nya memukul sisi kap mobil dan kaca. Sisa kerusakan pada mobil diikuti dengan warna kuning.
Petugas memberi shooting peringatan ke atas. Dalam episode itu, polisi ikut memberi pekikan peringatan. "Polisi, jangan bergerak!" bahas penyidik.
Usaha Polisi Kejar FPI Terhambat Truk
Polisi terhambat truk waktu usaha memburu mobil laskar FPI sebelumnya setelah terjebak baku tembak.
Bukti ini tersingkap waktu team dari Bareskrim dan Polda Metro Jaya lakukan rekonstruksi di Jembatan Badami, Margakaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Pengamatan detikcom, rekonstruksi TKP 2 berjalan di Jembatan Badami, Margakaya, Kabupaten Karawang, Senin (14/12/2020), seputar jam 01.45 WIB. Penyidik mengatakan keadaan waktu itu minim pencahayaan.
Habis baku tembak di dekat bundaran Novotel, mobil Avanza silver petugas usaha memburu mobil Chevrolet abu-abu punya aktor. Petugas selanjutnya usaha mendahului melalui segi kiri.
"Mobil petugas usaha mendahului aktor dari segi kiri," kata penyidik.
Waktu mobil petugas bergerak di samping kiri, aktor 1 buka kaca dan arahkan senjata menuju petugas C. Aktor melepas shooting dan dibalas petugas C.
Mobil petugas selanjutnya kembali lagi usaha mendahului dari samping kanan. Petugas kembali lagi arahkan shooting ke mobil aktor.
Kaca kiri mobil aktor terbuka dan aktor yang duduk di tengah-tengah menodongkan senjata menuju mobil petugas.
Penyidik lalu bergerak seputar 200 mtr. dari posisi dalam suatu simpang. Mobil petugas terhambat truk yang akan belok dan tidak dapat memburu mobil aktor yang ke arah GT Karawang Barat.
Baca Juga :
Beskal Agung Berharap Penegakan Hukum Tidak Halang Ekonomi di Periode Wabah



0 Comments